Sikap Amerika Serikat Terkait Film Innocence of Muslims

Bookmark and Share
Sikap Amerika Serikat Terkait Film Innocence of Muslims - Pemberitaan dan gelombang demonstrasi yang terus meluas mulai dari timur tengah sampai Australia sampai salah satu dubesnya di Libya tewas oleh demonstran. Terkait hal ini pemerintah Amerika Serikat (AS) mengungkapkan penyesalan mendalam atas tersebarnya film anti-Islam, 'The Innocence of Muslims'

Pemerintah AS sendiri telah menangkap pembuat Film tersebut, Sam Bacile di rumahnya pada hari Sabtu, 15/9/2012. Meski begitu, Barack Obama mengaku tak dapat menghalangi film tersebut atas nama undang-undang kebebasan berekspresi.

Sikap Amerika Serikat Terkait Film Innocence of Muslims

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, AS memiliki tradisi yang panjang dalam melindungi kebebasan berekspresi.

Ia mengakui, kebijakan ini kerap tidak dapat diterima oleh negara lain. "Pemerintah AS disalahkan karena tidak memblokir film tersebut dari internet. Kebebasan berekspresi telah membingungkan dunia luar," kata dia seperti dilansir AP, Kamis (13/9).

Obama berkeras takkan pernah mentolerir upaya yang membahayakan orang Amerika.

"Saya telah menjelaskan Amerika Serikat memiliki penghormatan besar bagi pemeluk semua agama," kata Obama dalam pidato radio mingguannya. "Tapi, tak pernah ada pembenaran bagi kekerasan ... Tak ada alasan untuk menyerang Konsulat dan Kedutaan Besar kami."

Ia menambahkan, pemerintah AS mengutuk kekerasan di sejumlah negara Islam yang dipicu oleh film Innocence of Muslims tersebut. Menurut dia, perusakan fasilitas AS di Mesir, Libya, Yaman Libanon dll tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh dibiarkan oleh pemerintah setempat.
Demikian tentang Sikap Amerika Serikat Terkait Film Innocence of Muslims

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar