Menangislah Karena Dosa Mu

Bookmark and Share
Berbagi-Kreativitas.blogspot.com - بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Salam! Menangislah Karena Dosa Mu merupakan cermin bahwa seseorang itu dikatakan beriman bukan Menangis Karena Cinta. Tidak sadarkah kamu ketika kita menangis karena seseorang yang kamu cintai dengan berlebihan hanya akan menjerumuskan kepada kamu kesifat khilaf dan perbuatan dosa. Dikatakan manusia itu tidak akan pernah luput akan khilaf memang benar adanya, namun adakah usaha kita agar tidak terjerumus dari perkara tersebut? Hidup adalah sementara sifatnya, didalam kehidupan ini butuh yang namanya proses dalam proses ada upaya yang diawali dengan niat diperkuat dengan komitmen. 

Taukah kamu bahwasannya kamu telah berkomitmen sejak dahulu kala, ketika kamu hendak terlahir dimuka bumi yang pana ini. Ketika itu manusia masih dikatakan bersih dan suci tanpa bercak yang dikatakan dosa tiba saatnya dimana bayi terlahir lalu menangis bertebesit dalam benaknya seakan bayi tersebut menyesal akan komitmen yang telah diemban kepada mereka untuk menjaga dan mengakui hak Allah dengan beribadah kepadaNya. Melihat begitu dunia dipenuhi gemerlapnya keindahan dan tipu daya muslihat syaitan menjadikan umat manusia dikatakan hina karena berani menompang amanat yang begitu berat daripadanya. Dibalik itu semua seharunya kita sadar untuk siapa dan untuk apa kita hidup didunia ini, tidak lain adalah untuk kita sendiri dan untuk kesenangan kita sendiri kelak rasa senang yang kekal adalah Surga Allah bumi tempat kita berpijak adalah ladang untuk memperbanyak amal dengan menjalankan Hak Allah tersebut.

Manusia dikatakan hina adalah bagi mereka yang lalai, dan sebaliknya bagi umat yang mukmin karena taat Allah itu cinta. Manusia dibekali oleh Allah dengan berbagai potensi yang ada dalam diri, dari Akal, Hati dan Nafsu tujuannya jelas agar manusia dapat menggunakan potensinya dengan benar untuk memfilter perkara yang membawa dalam kemunkaran/ perkara yang dibenci Allah. Tinggal bagaimana manusianya itu sendiri, mau tidak menggunakan potensi tersebut. Ketika kamu menghadap Allah utamakan hatiMu dari 3 potensi tadi harusnya memang didominasi oleh qalbu/ hati tanpa menghilangkan potensi yang lain, begitupun ketika berusaha dalam kehidupan gunakan Akal dan NafsuMu agar tertanam rasa semangat dan cerdas dalam bertindak tanpa menghilangkan potensi HatiMu. Intinya pergunakan semua potensi dalam diri disemua kondisi sesuai porsinya agar tidak ada yang namanya Kelewat Batas. Seperti halnya kamu menangis karena Cinta bukan menangis karena Dosa. Jangan sampai kamu lupa akan komitmen kita kepada Allah pencipta alam semesta ini.

Jangan sampai keindahan dunia yang sifatnya sementara ini justru itu terpantri sangat kokohnya dalam hati, sampai-sampai ketika kita kehilangan Iman merasa biasa-biasa saja, seringnya itu terjadi biasanya dialam bawah sadar kita, itulah dikatakan salah satu dari golongan umat yang masuk menjadi teman iblis/ syaitan Umat yang terlalu cinta dunia jadi harus hati-hati dan perbanyaklah amalan dengan menuntu Ilmu. Ketika berbuat dosa karena tidak tampak bentuknya diabaikan tanpa mengingat, merasa bersalah dan memohon ampunanNya, tapi ketika kehilangan sesuatu yang tampak berbau dunia sibuk tidak ketolongan, takut dan resah, cemas gundah gulita hingga lupa dan kelewat batas itulah pentingnya Ilmu sebagai petunjuk arah hidup, ingat "Sesungguhnya yang ada didunia ini adalah kepunyaan Allah, dan kepada Allah jualah semua akan kembali". Semoga manfaat sekian dan terima kasih Salam.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar