Diet Penderita Kolesterol Tinggi

Bookmark and Share
Diet Penderita Kolesterol Tinggi - Diet bagi Penderita Kolesterol Tinggi Kolesterol terlebih lagi kolesterol jahat adalah salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit jantung koroner. Nah untuk kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai diet untuk menurunkan kolesterol tinggi. Karena bila kolestrol ini dibiarkan lama maka akan banyak timbul penyakit di kemudian harinya.

Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa bertambah jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan makanan sejenis junkfood. Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Diet Penderita Kolesterol Jahat

Pembagian kolesterol secara garis besar dalam bidang kesehatan umum kita kenal dengan kolesterol jahat, kolesterol baik, dan juga trigeserid. Kolesterol baik atau istilah medisnya HDL ( High Density Cholesterol ) mempunyai fungsi untuk membuang kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang. Sedangkan Kolesterol jahat LDL ( Low Density Cholesterol ) membawa kolesterol dari hati dan melepaskannya ke dinding pembuluh darah, akibatnya bisa terjadi penumpukan / plak di dinding pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Trigliserida merupakan jenis lemak lainnya yang terdapat dalam makanan.

Tentunya yang akan dibahas kolesterol tinggi ini adalah lebih khusus kepada kolsterol jahat. Berikut adalah beberapa tips diet pasien dengan kolesterol yang tinggi diantaranya yaitu :
  1. Konsumsi makanan rendah kolesterol. Kolesterol merupakan hasil dari produk khas hewani, maka diet jenis ini dianjurkan mengurangi konsumsi produk hewani yang kaya akan kolesterol seperti contohnya adalah otak, jeroan, kuning telur, daging merah yang berlemak, dan lemak hewani. Kurangi pula akan penggunaan lemak jenuh. Makanan yang berasal dari hewan, seperti susu, keju, daging, margarin, atau keju, biasanya mengandung lemak jenuh.
  2. Tingkatkan konsumsi ikan daripada daging. Bagi kebanyakan masyarakat kita lebih suka makan daging daripada makan ikan. Padahal kandungan Asam lemak Omega 3 yang terdapat dalam ikan berperan dalam membentuk prostasiklin yang akan mencegah penyakit jantung koroner, dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah. Anjuran yang baik untuk kesehatan dalam hal mengkonsumsi ikan adalah 2-3 kali per minggu Dan semoga kita bisa memulai menyukai makanan yang berbagai jenis ikan untuk kedepannya.
  3. Tingkatkan konsumsi serat. Khususnya serat yang larut air, karena menghambat penyerapan kolesterol di dinding usus. Contoh sayuran dan buah yang tinggi serat larut air seperti: labu siam, terong, oyong, lobak, melon, semangka, belimbing dan jambu. Gunakan makanan tinggi serat larut air seperti: agar-agar, rumput laut, kolang-kaling, cincau, sebagai camilan menggantikan kue-kue tinggi karbohidrat. Penelitian menunjukkan, konsumsi kacang-kacangan setiap hari selama enam minggu bisa mengurangi kolesterol hingga 10 persen. Sehingga makanan tersebut bisa masuk dalam kategori makanan penurun kolesterol. Dan sebaliknya pula ada beberapa jenis makanan yang meningkatkan kadar kolesterol dalam darah kita. Mungkin mengenai makanan yang meningkatkan kadar kolesterol akan dibahas dalam postingan yang lain lagi.
  4. Konsumsi Susu Kedelai. Susu jenis ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber kalsium dan fosfor sebagai pengganti susu sapi. Termasuk dalam hal ini adalah bahan makanan kedelai. Food and Drug Administration AS merekomendasikan konsumsi protein kedelai minimal 25 gram setiap hari untuk mengurangi kolesterol. Ada banyak pilihan makanan berbasis kedelai yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tahu, tempe, hingga susu kedelai.
  5. Pengolahan bahan makanan yang benar dan tepat. Yang tak kalah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah pengolahan makanan. Meski makanan yang dipilih sudah berkolesterol rendah, kalau dimasak dengan minyak yang mengandung minyak jenuh, tetap saja makanan itu mengandung kolesterol tinggi. Proses pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan cara dikukus, bakar, atau rebus. Bila sudah terbiasa makanan yang digoreng, kurangi porsinya atau pilih cara masak dengan menumis yang memakai minyak dalam jumlah sedikit. Sehingga makanan yang kita olah adalah termasuk dalam makanan penurun kolesterol
Demikian tadi sahabat-sahabat sedikit mengenai tips diet sehat penderita kolesterol tinggi dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Kepada orang yang sedang mengalami sakit jantung dan faktor resikonya yang didapatkan salah satunya adalah kolesterol ini maka diperlukan suatu diet khusus jantung dengan koelsterol tinggi pula. Dan hal ini pun perlu dibicarakan lebih lanjut dengan dokter jantung dan juga dengan ahli gizi pula untuk membantu memberikan gambaran mengenai diet jantung yang sehat.

Selain kita perlu untuk mengetahui akan tips diet bagi penderita kolestrol tinggi, kita juga membutuhkan akan informasi kesehatan mengenai berbagai macam makanan dan buah penurun kolesterol. Bagi sahabat-sahabat yang ingin mengetahui akan makanan penurun kolesterol sahabat bisa mendapatkannya di sini yaitu di Makanan Sehat Penurun Kolesterol dan semoga pula bisa memberikan manfaat serta berguna bagi sahabat-sahabat semuanya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar